Tampilkan postingan dengan label Baja Ringan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Baja Ringan. Tampilkan semua postingan

Kamis, 28 Februari 2013

Sama seperti rangka atap kuda-kuda baja konvensionak atau kayu maka rangka atap kuda kuda baja ringan pun mampu dipasangi penutup atap dengan berbagai macam jenis dan berat mis:
  1. atap metal,
  2. atap semen board,
  3. asbes,
  4. genteng beton maupun
  5. genteng keramik.
Rangka atap baja ringan mempunyai beberapa komponen yang terdiri dari:
  1. Kuda kuda C Chanel/Z
  2. Reng / V Reng
  3. Jurai Dalam
  4. Plat Diafragma
  5. Screw
Kuda kuda merupakan struktur utama dalam konstruksi atap baja ringan. Untuk mendapat kuda kuda yang kokoh rigid dan stabil,beberapa hal yang harus diperhatikan: cermati lebar bentangan, berapa besar beban atap, dan berapa derajat kemiringan atap. Ketebalan material baja ringan untuk kuda kuda C Chanel berkisar 0,7 – 1 mm, sedangkan untuk V reng antara 0,5 – 0,7 mm.
Saat ini dimana-mana ketika melihat sebuah bangunan yang sedang dalam tahap pembangunan terutama yang sedang mangerjakan rangka atap, maka akan kita lihat struktur rangka ata baja berwarna perak,silver digunakan untuk rangka struktur atap, jarang lagi digunakan kayu seperti biasanya. Itulah konstruksi rangka atap baja ringan yang semakin banyak digunakan, bukan hanya pada proyek-proyek besar dan mewah tetapi sudah digunakan juga pada proyek-proyek rumah tinggal tingkat menengah-bawah, gedung sekolah, ruko, bangunan masjid dan lai-lain. Penggunaan bahan yang yang popular dengan sebutan “Baja Ringan” ini penyebarannya tidak terbatas di sekitaran Jabodetabekser saja, dari hasil pengamatan kami sejauh ini penyebaran penggunaan material baja ringan sudah merambah sampai ke daerah diluar pulau jawa, bahkan didaerah yang terkenal dengan kekayaan sumber kayunyapun sudah beralih tidak menggunakan kayu lagi, namun menggunakan baja ringan untuk struktur konstruksi atap bangunannya.
Subscribe to RSS Feed Follow me on Twitter!